Tiba-tiba Diminta Cerita Saat Wawancara? Gunakan Metode 

STAR untuk Mempermudah Kamu!


Sumber gambar: Canva


Sesi wawancara dilakukan untuk mengulik lebih lanjut mengenai peserta wawancara, baik itu karakternya, kesesuaian dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan maupun  organisasi. Maka itu, pertanyaan yang diajukan di wawancara juga bukan sebatas menanyakan tentang pengetahuan kandidat seputar organisasi saja, tapi juga bisa untuk mengetahui bagaimana cara kandidat mengatasi masalah. Tapi ketika SahabatKK mendapat pertanyaan tentang pengalaman di masa lalu, bukan berarti sesi wawancara jadi sesi curhat ya.


MinKK kasih tahu rumus mudah untuk menjawab pertanyaan wawancara ketika kamu mendapat pertanyaan wawancara seperti:


“Apa tantangan terbesar kamu di perkuliahan?”

“Sebutkan pencapaian yang paling kamu banggakan sebagai pelajar.”

atau “Bagaimana cara kamu menyelesaikan tugas sekolah yang diberikan dengan tenggat waktu yang singkat?”


Yaitu rumus STAR:

Awali jawaban kamu dengan menceritakan situasi atau konteks keadaan kamu. Pastikan kamu  menyebutkan poin-poin penting dalam kejadian tersebut dan ingat waktu menceritakan terbatas  ya SahabatKK.

Contoh:

Saat saya UAS, ada dosen yang tiba-tiba memajukan tenggat waktu pengumpulan ujian video pendek dari yang tadinya 2 minggu, menjadi 1 minggu. Sehingga saya hanya punya waktu 1 minggu untuk mengerjakan ujian tersebut.

2. T = Task/Tugas

Jabarkan tanggung jawab kamu yang harus kamu lakukan saat berada di situasi tersebut.

Contoh:

Ujian harus dikerjakan secara individu sehingga saya harus menulis naskah, take video, menjadi talent video, dan menyunting video seorang diri.

3. A = Action/Tindakan

Dalam situasi tersebut, sebutkan apa saja tindakan yang kamu lakukan supaya masalah dalam situasi kamu bisa terselesaikan atau terpecahkan.

Contoh:

Maka itu, saya membuat jadwal dan to-do list yang termasuk checklist adegan, kebutuhan shooting, dan kebutuhan saat penyuntingan terlebih dahulu. Jadi saat proses pra produksi, produksi, dan pasca produksi saya dapat mengecek  dan mengikuti list tersebut agar  tidak ada yang terlewat.

4. R = Result/Hasil

Terakhir, beritahukan hasil yang kamu dapatkan dari pengalaman serta tindakan yang kamu ambil. Tetap singkat, padat, dan jelas ya SahabatKK. Apabila ada statistik tertentu seperti; “Tim sosial media yang saya pimpin melampaui target 1.000 followers Instagram sebelum tenggat waktu yang ditentukan.” atau “Saya berhasil mengerjakan 3 tugas besar dalam waktu 2 hari.” sangat dianjurkan untuk SahabatKK sebut supaya pewawancara semakin yakin akan kemampuan kamu.

Contoh:

Proses pengerjaan ujian berjalan dengan lancar karena video saya bisa rampung tanpa adanya kendala pada shooting. Hasilnya, saya bisa mengumpulkan ujian 2 hari sebelum tenggat waktu. Selain itu, ujian saya mendapat nilai 95 karena sesuai dengan arahan  dan tidak ada pemotongan poin akibat terlambat kumpul.

Dengan mengikuti rumus ini, kamu tidak perlu bertele-tele dalam menceritakan pengalaman kamu untuk membuat proses wawancara berjalan efektif dan tidak memakan banyak waktu yang tidak perlu. Semoga bermanfaat!

Kunjungi www.yayasankhouwkalbe.org untuk membaca lebih banyak tips-tips untuk pelajar dan mahasiswa, yang tentunya bisa kamu simpan untuk dipraktikkan di kehidupan sehari-hari :)