Kuliah Jurusan Farmasi: Apa yang Dipelajari dan Bagaimana Peluang Kerjanya

Sumber gambar: Canva


Kuliah di jurusan farmasi nanti kerjanya ya di apotek…”

“Kuliah di jurusan farmasi itu kerjaannya cuma ngeracik obat…”


Buat kamu yang sedang berkuliah atau berencana kuliah di jurusan Farmasi, pasti sudah tidak asing dengan pernyataan seperti ini. Memang, masih banyak yang beranggapan lulusan Farmasi nantinya akan kerja di apotek dan hanya meracik obat. Terutama dalam hal mencampur, meracik, mengkombinasi, menganalisis, atau menciptakan obat yang memenuhi standar kualitas dan kelayakan memang dipelajari dalam ilmu farmasi.


Tapi sebetulnya apa yang dipelajari di jurusan Farmasi lebih luas dari sekedar meracik obat loh. Yuk, kita bahas!


Mata Kuliah yang Dipelajari

Pilihan mata kuliah di jurusan Farmasi tentunya akan ada sedikit perbedaan pada masing-masing kampus sesuai kebijakan. Nah sebagai gambaran, di jurusan Farmasi kamu tidak hanya akan mempelajari teori tapi juga praktik langsung di laboratorium. Selain itu, kamu juga akan mempelajari tentang ilmu kedokteran, anatomi-histologi, faal (fisiologi), ilmu psikologi, bahkan agrikultur kalau kamu mempelajari tanaman sebagai obat herbal.


Bukan hanya tentang obat, ruang lingkup farmasi juga sampai ke kosmetik, makanan, minuman, dan suplemen kesehatan. Wah, sangat luas bukan?

Berikut adalah beberapa mata kuliah yang akan kamu pelajari di jurusan Farmasi:


Peluang Kerja Jurusan Farmasi

Masih banyak yang belum tahu bahwa ketika kamu lulus dan mendapat gelar S. Farm atau Sarjana Farmasi, kamu tidak bisa langsung menjadi apoteker. Dibutuhkan sekolah lanjutan apoteker untuk bisa menjadi apoteker yang nantinya akan mendapatkan gelar Apt. atau Apoteker dan membuka praktik.


Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa jurusan Farmasi tidak hanya meracik obat-obatan, tapi juga mempelajari ilmu kedokteran dan meluas ke sektor kecantikan, minuman, makanan, dan suplemen kesehatan. Maka dari itu, peluang kerjanya pun meluas ke berbagai sektor lain yaitu:


Bukan cuma rumah sakit dan klinik yang butuh tenaga kesehatan dari jurusan farmasi, tapi lembaga pemerintah juga lhO. Kamu bisa mendaftarkan diri untuk bekerja di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).

Kalau kamu tertarik dengan dunia pendidikan, kamu bisa menjadi guru di Sekolah Menengah Kejuruan yang menyediakan jurusan Farmasi atau melanjutkan pendidikan S2 untuk menjadi dosen di jurusan yang sama.

Ruang lingkup kerjanya berupa memberikan konseling dan menyediakan program yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Sebagai ahli kecantikan kamu bisa bekerja di klinik kecantikan, pusat layanan kesehatan, hingga perusahaan kosmetik.

Ruang lingkup kerjanya berupa melakukan research and development dalam menentukan bahan untuk membuat formula, teknik pembuatan, dan menentukan bahan baku pembuatan obat.

Ruang lingkup kerjanya berupa mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dalam hal kesehatan, pemantauan, dan evaluasi program yang mendorong masyarakat untuk hidup sehat dan menjaga lingkungan.

Selain bekerja di perusahaan atau lembaga pemerintah salah satu hal yang bisa kamu lakukan akan membuat usaha sendiri. Pastikan kamu telah memiliki sertifikat resmi jika ingin membuka apotik ya.


Pilihan Universitas

Beberapa kampus ada yang telah menjadikan farmasi sebagai satu fakultas tersendiri ada juga yang masih menggabungkannya dengan Fakultas Ilmu Kesehatan. Berikut adalah beberapa rekomendasi kampus yang memiliki jurusan Farmasi:


Itu dia beragam mata kuliah yang akan dipelajari dan peluang karir yang bisa kamu ambil dari kuliah jurusan Farmasi. Semoga bermanfaat!


#YayasanKhouwKalbe #BeasiswaPendidikan #BeasiswaPerempuan #PerempuanBerdaya

#BeasiswaDJITU #BeasiswaBESTARI


Sumber:

goKampus. (2021). Simak! 10 Prospek Kerja Jurusan Farmasi di Indonesia. https://www.gokampus.com/blog/simak-10-prospek-kerja-farmasi-di-indonesia?hideHeader=false 

Alfari, S. (2023). Jurusan Farmasi: Nggak Hanya Belajar Meracik Obat, Lho!. https://www.ruangguru.com/blog/jurusan-farmasi